Pdt. Rio Nababan, M.Th
Pdt. Rio Nababan, M.Th adalah seorang pendeta Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) yang aktif melayani jemaat di berbagai wilayah Indonesia. Ia dikenal sebagai pelayan gereja yang memiliki pengalaman lintas konteks pelayanan, mulai dari wilayah pedesaan di Sumatera Utara hingga kawasan perkotaan besar seperti Medan dan Bandung.
Latar Belakang
Pdt. Rio Nababan menyelesaikan pendidikan teologi hingga jenjang magister di STT Abdi Sabda Medan dan menyandang gelar Magister Teologi (M.Th). Setelah menyelesaikan pendidikan dan tahbisan sebagai pendeta HKI, ia ditugaskan oleh pimpinan gereja untuk melayani di beberapa resort HKI sesuai kebutuhan pelayanan jemaat.
Riwayat Pelayanan
Pelayanan Pdt. Rio Nababan dalam lingkungan Huria Kristen Indonesia meliputi beberapa penempatan sebagai berikut:
HKI Resort Parsingkaman, Desa Parsingkaman, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara
(2012–2014)
Merupakan penempatan pertama sebagai pendeta resort, melayani jemaat di wilayah pedesaan dengan fokus pada penguatan kehidupan bergereja dan pastoral jemaat.
HKI Resort Khusus Sempurna, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan
(2014–2018)
Melayani jemaat di wilayah perkotaan dengan karakter pelayanan masyarakat urban serta dinamika sosial yang beragam.
HKI Resort Khusus Lubuk Pakam, Kelurahan Pakam III, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang
(2018–2022)
Dalam masa pelayanan ini, ia turut serta dalam penguatan tata kelola pelayanan resort serta pembinaan jemaat di wilayah penyangga perkotaan.
HKI Resort Bandung, Kelurahan Sekajati, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung
(2022–sekarang)
Saat ini, Pdt. Rio Nababan melayani sebagai pendeta resort di HKI Resort Bandung, dengan konteks pelayanan jemaat diaspora Batak di wilayah metropolitan Jawa Barat.
Pelayanan Gerejawi
Dalam pelayanannya, Pdt. Rio Nababan aktif dalam:
- Pelayanan firman dan sakramen
- Pembinaan jemaat dan keluarga Kristen
- Pendampingan organisasi gerejawi dan kategorial
- Penguatan kehidupan spiritual jemaat di tengah perubahan sosial perkotaan
0 Komentar