Dari Sibolga Menjangkau Nias: Pdt. Abednego Silitonga, S.Th, MM dan Misi Pelayanan HKI Daerah V Tapteng–Tapsel yang Meluas

Dari-Sibolga-Menjangkau-Nias-Pdt-Abednego-Silitonga-S.Th-MM-dan-Misi-Pelayanan-HKI-Daerah-V-Tapteng-Tapsel-yang-Meluas

Pdt. Abednego Silitonga, S.Th, MM

adalah seorang pendeta dan tokoh gerejawi Huria Kristen Indonesia (HKI) yang saat ini menjabat sebagai Praeses HKI Daerah V Pantai Barat (periode 2021–2026). Ia dikenal atas peran strategisnya dalam pengembangan pelayanan HKI di wilayah pesisir barat Sumatera, termasuk perluasan misi ke Pulau Nias dan pembentukan sejumlah jemaat baru di Kepulauan Riau.

Riwayat Pendidikan dan Pelayanan Awal

Pdt. Abednego Silitonga menyelesaikan pendidikan teologinya dan memperoleh gelar Sarjana Theologia (S.Th) sebelum ditahbiskan sebagai pendeta HKI. Ia kemudian melanjutkan studi manajemen gereja dan memperoleh gelar Magister Manajemen (MM) sebagai penguatan kompetensi kepemimpinannya.

Pelayanannya dimulai di Resort Sipea-pea pada tahun 2001–2006, di mana ia membangun dasar pelayanan pastoral dan pembinaan jemaat di tingkat lokal.

Masa Pelayanan di Kepulauan Riau

Pada tahun 2006, Pdt. Abednego Silitonga diutus melayani di Resort Bengkong Indah, Batam, dan bertugas hingga tahun 2012. Dalam masa ini, ia berperan aktif dalam memperluas jangkauan HKI di wilayah Batam dan Kepulauan Riau.

Pada tahun 2012–2018, ia menggembalakan Resort Bengkong Abadi, yang merupakan hasil pemekaran dari Resort Bengkong Indah. Di bawah kepemimpinannya, jemaat mengalami pertumbuhan signifikan dan pelayanan HKI mulai menjangkau wilayah-wilayah baru di Pulau Bintan.

Selama periode pelayanannya di Batam dan Bintan, Pdt. Abednego Silitonga menggagas pendirian beberapa jemaat baru, yaitu:

HKI Tanjung Pinang
HKI Lobam
HKI Petra Kijang

Ketiga jemaat tersebut kemudian berkembang menjadi Resort Tanjung Pinang.

Selain itu, ia turut mendirikan HKI Sei Pancur serta HKI Tanjung Balai Karimun, dan berperan aktif dalam mendorong pemekaran resort-resort di Batam. Upaya tersebut menjadikan Batam yang semula hanya memiliki satu resort berkembang menjadi enam resort, sehingga terbentuklah HKI Daerah X Kepulauan Riau.

Kontribusinya di wilayah ini dianggap sebagai salah satu langkah penting dalam perkembangan pelayanan HKI di daerah kepulauan.

Pelayanan di Pematangsiantar dan Pemilihan sebagai Praeses

Setelah menyelesaikan masa tugas di Batam, Pdt. Abednego Silitonga dipindahkan ke Resort Martoba, Pematangsiantar (2018–2021).
Pada tahun 2021, dalam Sidang Sinode yang diselenggarakan di Pematangsiantar, ia terpilih sebagai Praeses HKI Daerah V Tapanuli Tengah–Tapanuli Selatan, yang kemudian berganti nama menjadi Daerah V Pantai Barat.

Kepemimpinan sebagai Praeses HKI Daerah V Pantai Barat

Pada awal masa jabatannya, melalui Sidang Daerah tahun 2021, Pdt. Abednego Silitonga mengusulkan dan berhasil menetapkan perubahan nama wilayah pelayanan dari HKI Daerah V Tapanuli Tengah–Tapanuli Selatan menjadi HKI Daerah V Pantai Barat.
Perubahan nomenklatur tersebut dimaksudkan untuk menyesuaikan dengan cakupan geografis pelayanan yang lebih luas, meliputi:

Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng)
Kota Sibolga
Kota Padangsidimpuan
Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel)
Kabupaten Mandailing Natal (Madina)
Kabupaten Aceh Singkil
Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat

Perubahan ini menegaskan identitas pelayanan HKI yang mencakup seluruh kawasan pesisir barat Pulau Sumatera, dengan konteks sosial dan budaya yang beragam.

Pertumbuhan Pelayanan di Masa Kepemimpinan

Selama masa kepemimpinan Pdt. Abednego Silitonga, HKI Daerah V Pantai Barat mengalami peningkatan jumlah resort dan gereja.

Jumlah resort bertambah dari 14 menjadi 17.
Jumlah gereja meningkat dari 97 menjadi 106.

Dengan demikian, selama satu periode pelayanan, terdapat 9 gereja baru yang berdiri di wilayah pelayanan HKI Daerah V Pantai Barat. Pertumbuhan ini menunjukkan keberhasilan strategi pelayanan yang berorientasi pada pembinaan, pemberdayaan, dan penguatan jemaat di berbagai sektor.

Misi Pelayanan ke Pulau Nias

Salah satu pencapaian penting di bawah kepemimpinan Pdt. Abednego Silitonga adalah pembukaan Jemaat Persiapan HKI Idanogawo di Pulau Nias.
Upaya misi ini dilakukan melalui tiga kali perjalanan pelayanan ke wilayah tersebut, yang dikenal sebagai salah satu pulau terluar di barat Sumatera.

Kehadiran jemaat HKI di Idanogawo menandai perluasan pelayanan HKI ke luar daratan utama Sumatera, sekaligus menjadi simbol komitmen gereja untuk menghadirkan pelayanan di daerah-daerah yang sebelumnya belum terjangkau.

Pdt. Abednego Silitonga juga aktif mengimbau jemaat dan pelayan HKI di seluruh Indonesia untuk memberikan dukungan moral, tenaga, dan dana demi keberlanjutan pelayanan HKI di Pulau Nias.

Gaya Kepemimpinan

Pdt. Abednego Silitonga dikenal sebagai pemimpin yang rendah hati, komunikatif, dan berorientasi pada pelayanan langsung. Ia sering turun ke lapangan untuk menghadiri kegiatan jemaat, memimpin ibadah syukuran, meneguhkan pelayan lokal, dan mendampingi resort-resort di wilayah yang terpencil.

Gaya kepemimpinannya yang partisipatif dan berbasis pelayanan dianggap berhasil menumbuhkan rasa kebersamaan serta memperkuat identitas HKI sebagai gereja yang misioner dan kontekstual.

Lihat Pula
Huria Kristen Indonesia (HKI)
HKI Daerah V Pantai Barat
Referensi
Almanak Huria Kristen Indonesia (HKI), Edisi 2024.
Wikipedia: HKI Daerah V Tapteng–Tapsel.
Arsip Pelayanan HKI Daerah V Pantai Barat, 2021–2025.

Posting Komentar

0 Komentar