FORUM DIAKONIA HAMBA TUHAN KABUPATEN DAIRI (FDHTKD) MEMPERKUAT PERANAN DIAKONIA MELALUI SERANGKAIAN AKSI PELAYANAN DAN PERAYAAN ROHANI
Sidikalang, 10 Januari 2026 — Forum Diakonia Hamba Tuhan Kabupaten Dairi (FDHTKD) terus menunjukkan komitmennya dalam pelayanan sosial dan spiritual di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermakna sepanjang akhir 2023 hingga awal 2025. Forum ini semakin dikenal sebagai ruang kolaboratif hamba Tuhan dari berbagai denominasi yang bergerak bersama dalam semangat diakonia atau pelayanan kasih kepada sesama.
Tentang FDHTKD
FDHTKD resmi terbentuk pada 6 Desember 2023 dan diresmikan melalui musyawarah besar pada 8 Juli 2024 di Sidikalang, Kabupaten Dairi. Organisasi ini beranggotakan hamba Tuhan, praktisi kerohanian, serta individu yang memiliki panggilan pelayanan diakonia. Forum berlogo tangan menolong dan salib Kristus berwarna biru ini bertumpu pada tiga pilar utama pelayanan: karitatif, reformatif, dan transformatif suatu pendekatan yang menggabungkan belas kasih praktis, perubahan struktural yang positif, serta dampak sosial yang berkelanjutan. (Mistar)
Visi FDHTKD digambarkan sebagai bentuk respons moral dan intelektual terhadap kebutuhan nyata di masyarakat, berupa pelayanan kasih yang dirasakan oleh setiap golongan termasuk yang terpinggirkan dan rentan. Motto semangat forum adalah:
“Doa adalah nafasku, melayani adalah tugasku, belas kasihan adalah prinsipku.” (Mistar)
Serangkaian Kegiatan Utama
1. Perayaan Natal dengan Anak-Anak Panti Asuhan (2023)
Pada 6 Desember 2023, FDHTKD menyelenggarakan perayaan Natal bersama anak-anak dari panti asuhan di Gedung Nasional Djauli Manik, Sidikalang. Ibadah ini mengambil tema “Natal Menghadirkan Kebaharuan Sehati” yang diambil dari Injil Matius 9:16-17, sekaligus mendorong forum agar tidak hanya merayakan Natal secara seremonial tetapi juga aktif dalam aksi diakonia terhadap sesama yang membutuhkan. (Sumut Pos)
Dalam khotbahnya, Ketua FDHTKD menyerukan gereja dan hamba Tuhan untuk bergerak secara nyata dalam pelayanan bagi orang-orang miskin, lemah, dan terpinggirkan. Diskusi forum juga mencakup rencana pelayanan pastoral praktis seperti pendampingan konseling pemuda, seminar kesehatan, serta perhatian terhadap isu sosial seperti disfungsi keluarga dan kekerasan dalam rumah tangga. (Sumut Pos)
2. Syukuran Awal Tahun 2025 dengan Visi Diakonia Kreatif
Pada 15 Januari 2025, FDHTKD menggelar kegiatan syukuran menyambut Tahun Baru 2025 di Dillys Pizza Sidikalang. Acara ini melibatkan anggota forum, tokoh masyarakat, dan lembaga terkait. Ketua FDHTKD, dr. Boksa Tampubolon, menekankan pentingnya menjadikan diakonia sebagai pelayanan kasih yang nyata, termasuk dalam kapasitas profesional dan sosial praktis, untuk menjadikan umat sebagai sahabat dalam praktik belas kasih yang berkelanjutan. (Mistar)
Selain itu, forum memasukkan kegiatan seperti seminar pendalaman biblika tentang Surat-Surat Rasul Paulus dan penandatanganan Fakta Integritas oleh anggota sebagai bentuk komitmen moral serta identitas organisasi yang solid. (Mistar)
3. Perayaan Natal 2025 Bersama Komunitas Marginal
FDHTKD juga aktif memperluas pelayanan melalui perayaan Natal bersama komunitas marginal, termasuk komunitas penarik becak dan lansia di Sidikalang pada Desember 2025. Perayaan ini diisi dengan pemberian bingkisan Natal berupa sembako dan refleksi makna Natal yang relevan dengan kehidupan kaum marginal dan pekerja informal. (Mistar)
Dampak Sosial dan Harapan ke Depan
Melalui pendekatan diakonia yang menyeluruh, FDHTKD tidak hanya berfokus pada perayaan liturgis, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat dan aksi kemanusiaan nyata. Rencana kerja forum ke depan mencakup perluasan kegiatan pastoral praktis, advokasi sosial, serta sinergi dengan lembaga pemerintah dan non-pemerintah untuk memperkuat jangkauan pelayanan. (Mistar)
Sebagai organisasi pelayanan, FDHTKD berupaya menjadi mitra aktif dalam membangun masyarakat yang adil, bermartabat, dan penuh kasih yang terinspirasi dari nilai-nilai Injil.
0 Komentar