Melayani di Tanah Perantauan: Pdt. Rimhot Simamora dan Pertumbuhan HKI di Kepulauan Riau

Melayani-di-Tanah-Perantauan-Pdt-Rimhot-Simamora-dan-Pertumbuhan-HKI-di-Kepulauan-Riau

Pdt. Rimhot Simamora, M.Th

Adalah seorang pendeta dan pemimpin gerejawi di lingkungan Huria Kristen Indonesia (HKI) yang saat ini menjabat sebagai Praeses HKI Daerah X (Kepulauan Riau). Ia dikenal sebagai pelayan yang berdedikasi tinggi, memiliki orientasi misi yang kuat, dan secara khusus menaruh perhatian pada pengembangan gereja di wilayah kepulauan dan perantauan.

Kehidupan Awal dan Pendidikan

Pdt. Rimhot Simamora menempuh pendidikan teologi hingga memperoleh gelar Magister Theologia (M.Th). Dengan latar akademis tersebut, ia memperkuat dasar pelayanan yang tidak hanya praktis namun juga memiliki landasan teologi yang kokoh.
Dalam perjalanan pelayanannya, ia dikenal dekat dengan jemaat, peduli terhadap kondisi sosial-budaya wilayah pelayanan, serta mampu menghadirkan pelayanan yang relevan dan kontekstual.

Pelayanan dan Kepemimpinan Gerejawi

Pelayanannya di bidang gereja berlangsung di beberapa resort dan jemaat, hingga akhirnya dipilih sebagai Praeses HKI Daerah X Kepulauan Riau. Sebagai pemimpin wilayah pelayanan, tugasnya mencakup pembinaan pelayan gereja, pengembangan jemaat baru, serta memperkuat struktur gereja di wilayah yang geografisnya tersebar dan menghadapi tantangan pelayanan perantauan.

Konteks Wilayah – HKI Daerah X (Kepulauan Riau)

HKI Daerah X (Kepulauan Riau) adalah salah satu unit wilayah administratif gerejawi HKI yang berpusat di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. (Wikipedia)
Beberapa data penting wilayah tersebut per tahun 2024:

  • Jumlah anggota jemaat: 8.529 jiwa. (Wikipedia)
  • Jumlah rumah tangga (KK): 2.216 KK. (Kelas Karyawan STEKOM)
  • Struktur organisasi: wilayah ini terdiri atas 4 resort dan 5 resort khusus, serta mengelola sekitar 18 gereja dan 2 persiapan gereja. (Kelas Karyawan STEKOM)

Wilayah ini mempunyai karakteristik pelayanan yang unik karena terdiri dari banyak pulau, dan sebagian besar jemaat adalah perantau yang bekerja di sektor industri, pelabuhan, dan jasa.

Pengembangan Gereja, Jemaat, dan Misi

Di bawah kepemimpinan Pdt. Rimhot Simamora, beberapa fokus pelayanan yang diupayakan di HKI Daerah X Kepulauan Riau antara lain:

  • Penguatan pelayanan misi dengan membuka atau memperkuat resort/resort khusus di wilayah industri, pelabuhan, dan pemukiman perantauan.
  • Pembinaan pelayan gereja (pendeta, penatua, sintua) agar semakin responsif terhadap kondisi jemaat di daerah perantauan dan kepulauan.
  • Pemberdayaan jemaat agar tidak hanya tumbuh dalam jumlah, tetapi juga memiliki karakter pelayanan yang mandiri dan relevan dalam konteks sosial-budaya lokal.
  • Pembentukan kemitraan antar jemaat dan interaksi sosial yang aktif dengan masyarakat sekitar, agar kehadiran HKI di provinsi Kepulauan Riau semakin nyata sebagai gereja yang melayani bukan hanya dalam ibadah tetapi dalam kehidupan sehari-hari.

Gaya Pelayanan dan Spiritualitas

Pdt. Rimhot Simamora dikenal dengan gaya kepemimpinan yang sederhana, kolaboratif, dan visioner. Ia menegaskan bahwa gereja harus hadir di tengah perantauan di wilayah yang jauh dari pusat, di tengah kondisi kerja migran dan industri sebagai “gereja yang menerangi” dan tidak hanya “mengumpulkan anggota”.
Ia menekankan bahwa pelayanan sejati adalah ketika gereja mampu “turun” ke realitas jemaat, menjangkau mereka yang jauh dari rumah asal, dan membangun komunitas yang kuat dalam iman dan kasih.

Dedikasi dan Inspirasi

Dengan latar belakang teologi yang matang dan pengalaman misi di wilayah kepulauan, Pdt. Rimhot Simamora menjadi figur penting dalam perkembangan HKI di kawasan Kepulauan Riau. Kepemimpinannya menginspirasi banyak pelayan muda untuk melihat pelayanan sebagai panggilan yang dinamis dan kontekstual bukan hanya dalam ruang gereja tetapi dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui visinya, HKI Daerah X Kepulauan Riau diharapkan menjadi gereja yang bertumbuh, mandiri, dan bersaksi bagi Kristus di wilayah perantauan dan kepulauan Indonesia.

Posting Komentar

0 Komentar