Dari Parbaba untuk HKI: Konven Pendeta 2026 Dimulai, Kepemimpinan Rendah Hati Ditegaskan
Samosir, 20 Januari 2026. Dari tepian Danau Toba, tepatnya di Parbaba, Samosir, Huria Kristen Indonesia (HKI) memulai langkah penting menuju masa depan gereja. Ibadah Pembukaan Rapat Konven Pendeta HKI Tahun 2026 digelar dengan penuh kekhidmatan dan disiarkan secara live streaming yang dilaksanakan biro infokom HKI, memungkinkan seluruh pendeta dan warga HKI di berbagai penjuru tanah air turut mengambil bagian secara rohani.
Konven Pendeta HKI Tahun 2026 berlangsung pada 20–23 Januari 2026 di Vantas Hotel, Parbaba, sebagai forum strategis untuk meneguhkan arah kepemimpinan pendeta HKI menjelang 100 tahun HKI. Bukan sekadar agenda rutin, Konven ini menjadi momentum refleksi mendalam tentang arti memimpin, melayani, dan berjalan bersama dalam kerendahan hati.
Ibadah pembukaan dipimpin secara liturgis oleh Sekretaris Jenderal HKI, Pdt. Hotman Hutasoit, M.Th. Dalam khotbahnya, Ephorus HKI, Pdt. Firman Sibarani, M.Th, menekankan bahwa kepemimpinan Kristen bukan tentang mencari pengakuan pribadi, melainkan tentang mengayomi, bekerjasama, dan merendahkan diri sebagaimana teladan Kristus, berlandaskan firman Tuhan dari Filipi 2:2–3.
Doa syafaat dipimpin oleh Pdt. Hopol Sihombing, dengan iringan musik yang dilayani oleh Pdt. Tahan Master Simaremare.
Suasana ibadah semakin hidup melalui puji-pujian yang dipandu oleh song leader Pdt. Ika S. Nadeak dan Pdt. Rini Manurung, serta persembahan pujian dari PA HKI Resort Nainggolan, PPr HKI Marturia Tamba, dan PS Pendeta Perempuan HKI, yang bersama-sama mempersembahkan suara terbaik bagi kemuliaan Tuhan.
Mengusung tema besar,“Memimpin dengan Mengayomi, Bekerjasama, dan Tidak Mencari Pujian Pribadi” (Filipi 2:2–3),
Konven ini menegaskan komitmen HKI untuk membangun kepemimpinan pendeta yang kolaboratif dan bersinergi. Sub tema yang diangkat,
“Pendeta HKI mampu bekerjasama, bersinergi serta berkolaborasi untuk mewujudkan HKI yang tangguh, kuat, mandiri, dan modern dalam menyongsong 100 tahun HKI,”menjadi pesan kuat bagi arah pelayanan HKI ke depan.
Usai ibadah, seluruh peserta berdiri dengan penuh hormat menyanyikan Indonesia Raya, dipimpin oleh Pdt. Daniel B. Pane, M.Th, Kepala Departemen Marturia HKI. Suasana kemudian hening saat Ephorus HKI memimpin mengheningkan cipta, mengajak jemaat mengenang jasa para pahlawan bangsa sekaligus mendoakan dan mengenang para pendeta HKI yang telah mendahului pada tahun 2025, yakni Pdt. Juli B.M. Hutagalung dan Pdt. Elly Monalisa Sianturi.
Rangkaian acara berlanjut dengan sambutan Ketua Komisi Konven Pendeta HKI, Pdt. Lamsihar Oberlin Siregar, M.Th, yang menegaskan pentingnya Konven sebagai ruang evaluasi dan konsolidasi pelayanan. Kemudian dilanjutkan dengan memperkenalkan 14 orang para pendeta HKI yang baru ditahbiskan pada 30 November 2025 di HKI Cawang Cililitan Resort Jakarta II. Ketua Konven HKI mengatakan bahwa Rapat Konven Pendeta HKI dihadiri 297 orang. Rapat Konven Pendeta HKI ini dilaksanakan dengan kerjasama Tim yang dipimpin Pdt. Saidon Ambarita, S.Th selaku Ketua Pelaksana yang juga Praeses HKI Daerah III Toba Samosir.
Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Samosir, Sarhockel Martopolo Tamba, yang menyoroti kontribusi HKI bagi kehidupan sosial dan kebangsaan.
Seluruh rangkaian pembukaan ditutup dengan bimbingan dan arahan Pucuk Pimpinan HKI, yang mengajak seluruh pendeta untuk melangkah bersama, meninggalkan ego sektoral, dan memperkuat kolaborasi demi gereja yang relevan dan berdampak.
Dari Parbaba, pesan itu bergema kuat: HKI tidak sedang mencari pemimpin yang dipuji, melainkan pelayan yang setia. Sebuah awal yang bermakna bagi perjalanan HKI menuju satu abad pelayanannya. Shalom dan Tuhan memberkati. Red. satucahayanusantara.com (foto biro infokom HKI)
0 Komentar