Pertemuan Kemenag Depok dan Panitia HKI Juanda: Wujud Kerukunan dan Sinergi

Pertemuan-Kemenag-Depok-dan-Panitia-HKI-Juanda-Wujud-Kerukunan-dan-Sinergi
Keterangan Gambar: Panitia Pembangunan HKI Juanda beserta Kementrian Agama Kota Depok berfoto di depan Gereja HKI Juanda Depok

Depok, 3 November 2025 - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) Juanda. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan saling menghormati, mencerminkan semangat kerukunan antarumat beragama serta komitmen bersama antara pemerintah dan gereja untuk memastikan pembangunan rumah ibadah berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kunjungan tersebut, hadir Ketua Panitia Pembangunan Sony Chandra Sihaloho, didampingi oleh St. Mindo Tampubolon, Bendahara Panitia Mirson Sinaga, serta St. Thoman Hutasoit selaku Penatua Senior dan Pdt. Samuel Hutabarat selaku Pendeta HKI Resort Bogor. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen penuh panitia dalam memastikan setiap tahap pembangunan berjalan baik dan sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Peninjauan ini dipimpin oleh Bapak KH Hasan Basri, selaku Plt. Penyelenggara Bimas Kristen Kementerian Agama Kota Depok, bersama tim Kemenag yang turut didampingi oleh Kepala KUA Kecamatan Sukmajaya dan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sukmajaya. Kehadiran lintas unsur ini memperlihatkan semangat kolaborasi lintas iman dalam mewujudkan kerukunan dan saling pengertian di masyarakat.

Pihak Kementerian Agama Kota Depok menyambut positif langkah Gereja HKI Juanda yang mengedepankan komunikasi terbuka dan sikap kooperatif. Mereka memberikan apresiasi atas dedikasi panitia yang menjalankan pembangunan dengan semangat toleransi dan tanggung jawab sosial.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Sony Chandra Sihaloho menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta pendampingan dari pihak Kemenag.

“Kami percaya pembangunan Gereja HKI Juanda ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol kerukunan dan persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan peninjauan diakhiri dengan foto bersama sebagai tanda persaudaraan dan harapan agar proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai, serta menjadi berkat bagi jemaat dan masyarakat sekitar.

Posting Komentar

0 Komentar