RENUNGAN HARIAN - Selasa, 6 Januari 2026 : Markus 1:15

 

RENUNGAN-HARIAN-Selasa-6-Januari-2026-Markus1-15

Selasa, 6 Januari 2026

Markus 1:15
kata-Nya: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”

Waktunya Telah Genap

Dalam sebuah perlombaan lari, waktu untuk memulai perlombaan adalah ketika suara pistol diletuskan dan bendera start dikibarkan. Ini artinya segala hal yang telah dipersiapkan oleh panitia lomba atau peserta lomba, sudah selesai dan perlombaan siap untuk dilaksanakan. Begitu juga dengan pertandingan sepakbola, wasit meniupkan peluit sebagai tanda pertandingan dimulai karena semua telah siap untuk melakukannya. Jadi, sesungguhnya sudah dimulainya sesuatu sudah melewati berbagai proses persiapan yang panjang sehingga bisa dimulai pada saatnya.

“Waktunya telah genap”, adalah sebuah panggilan yang menandakan bahwa masa persiapan telah selesai dan inilah saatnya kerajaan Allah datang, sebuah seruan untuk menerima kabar baik (injil). Seruan Yesus ini adalah pesan utama Yesus saat memulai pelayanan-Nya, mengumumkan bahwa waktu ilahi telah tiba untuk Kerajaan Allah. Yesus adalah penggenapan nubuat para Nabi dalam Perjanjian Lama, yaitu Anak Allah yang telah datang ke dunia menjadi manusia. Ini dapat juga diartikan bahwa saat Yesus untuk memulai pelayanan-Nya telah siap, setelah diawali dengan pembaptisan-Nya oleh Yohanes Pembaptis dan kemenangan-Nya atas ujian di padang gurun. Yesus telah hadir dan Yesus sendiri adalah kerajaan Allah yang sudah datang dan juga akan datang lagi. Oleh karena itu, setiap orang yang mau masuk ke dalam kerajaan Allah harus melakukan 2 hal. Pertama, bertobat; mereka harus berbalik dari arah hidup yang lama menuju kepada Kristus. Kedua, percaya kepada Injil. Percaya kepada Injil adalah percaya kepada Kristus. Berarti mau mengikuti Kristus. Jadi bertobat dan percaya menjadi kunci utama untuk hidup dalam damai sejahtera dari Allah.

Sahabatku, sebagai milik Kristus, maka firman Tuhan pagi ini hendak mengingatkan kita kembali untuk hidup dengan sungguh-sungguh dalam penggenapan waktu Allah. Bagaimana kita melakukannya? Dengan senantiasa hidup dalam pertobatan dan kesetiaan akan firman serta kebenaran-Nya di dalam Kristus.

DOA: Ya Tuhan, tolonglah kami bertobat dan percaya Injil-Mu, sehingga kami sekaranglah waktu-Mu bagi kami.

Pdt. Riston Irene Sihotang, S.Si., M.Hum

Posting Komentar

0 Komentar