RENUNGAN HARIAN - Kamis, 15 Januari 2026 : Roma 3:23

 

RENUNGAN-HARIAN-Kamis-15-Januari-2026-Roma-3-23

Kamis, 15 Januari 2026

Roma 3:23

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

Semua Berdosa

Kehidupan manusia pada kenyataannya secara sosial ekonomi terdiri dari tiga lapisan: kaya, menengah, miskin. Ketiga lapisan ini menempati dan masing-masing diposisinya dan dari posisi itulah kemudian orang diperlakukan. Jika anda kaya, anda akan lebih dihormati daripada mereka yang menengah apalagi miskin. Jika anda kaya, anda akan lebih mudah mendapat keadilan dibandingkan dengan menengah apalagi miskin. Penilaian maupun penghargaan dunia ini kepada kita seringkali bergantung pada siapa kita dan apa yang kita miliki. Tuhan hal itu sangat berbeda kalau posisi kita adalah dihadapan Tuhan. Tidak ada yang kaya, menengah, miskin, yang ada hanyalah orang yang berdosa dan mengakui dosa-dosanya.

Renungan pagi ini menekankan universalitas dosa, bahwa setiap manusia telah gagal memenuhi standar kekudusan Tuhan dan kehilangan sekutu dengan-Nya. Semua manusia, tanpa berpura-pura (Yahudi maupun non-Yahudi), telah berdosa dan tidak ada satu pun yang benar di hadapan Allah. Sejak kapan manusia berdosa? Sejak Adam dan Hawa melanggar perintah Allah di Taman Eden, maka kita sebagai keturunan mereka turut berdosa. Jika kita mengatakan bahwa kita tidak berdosa, maka kita adalah pendusta Firman Tuhan tidak ada pada kita (1 Yoh.1:10). Dosa memisahkan manusia dari Allah, membuat kita kehilangan kesempurnaan atau kesempurnaan yang seharusnya kita miliki sebagai ciptaan-Nya. Namun kebenaran itu membuka jalan pada kasih karunia Allah melalui Yesus Kristus, yang membenarkan orang berdosa secara cuma-cuma melalui iman. Intinya, kita semua berdosa, tetapi Tuhan menyediakan jalan keselamatan melalui penebusan Kristus, bukan karena perbuatan baik kita, atau juga bukan karena hukum taurat, tetapi hanya oleh karena Anugerah Tuhan kita diselamatkan. Kita selamat oleh karena inisiatif dari Tuhan.

Sahabatku, sebagai orang percaya satu hal yang perlu kita akui dan terima adalah bahwa kita adalah orang berdosa dan tidak bisa menyelamatkan diri sendiri. Hanya Tuhan sajalah yang dapat membebaskan kita, bukan berdasarkan perbuatan baik untuk menutupi dosa, melainkan sebagai respons terhadap kasih karunia yang telah diterima.

DOA:
Ya Tuhan, ajar dan teguhkanlah kami untuk dapat mengakui Engkaulah Juruselamat hidup kami.

Pdt. Riston Eirene Sihotang, S.Si., M.Hum

Posting Komentar

0 Komentar