Pdt. Saidon Ambarita, S.Th
Pdt. Saidon Ambarita, S.Th adalah seorang pendeta dan pemimpin gerejawi di lingkungan Huria Kristen Indonesia (HKI). Ia menjabat sebagai Praeses HKI Daerah III Toba–Samosir untuk periode 2021–2026. Wilayah pelayanannya mencakup Kabupaten Toba dan Kabupaten Samosir, dengan total 13.371 jiwa jemaat, 3.199 kepala keluarga, serta 60 gereja yang tergabung dalam 10 resort dan 3 resort khusus.[1]
Sebagai pemimpin gerejawi, Pdt. Saidon dikenal berkarakter rendah hati, disiplin, komunikatif, dan memiliki visi besar terhadap pelayanan holistik yakni pelayanan yang tidak hanya menekankan pertumbuhan rohani, tetapi juga kesejahteraan sosial dan kemandirian ekonomi jemaat.
Profil dan Data Pribadi
Moto kepemimpinan: “Kepemimpinan yang baik hanya bisa dihasilkan oleh pemimpin yang baik pula.”
Nama: Pdt. Saidon Ambarita, S.Th
Jabatan: Praeses HKI Daerah III Toba–Samosir
Alamat pelayanan: Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara
Pendidikan: Lulusan Sekolah Tinggi Teologi (STT) Abdi Sabda Medan, memperoleh gelar Sarjana
Theologi (S.Th)
Riwayat Pelayanan
Sebelum menjabat sebagai Praeses, Pdt. Saidon telah melayani di berbagai wilayah HKI, menunjukkan dedikasi dan komitmen panjang dalam pelayanan gereja.
Beberapa pengalaman pelayanannya antara lain:
Pendeta Resort Bengkulu (2008–2012)
Pendeta Resort Paranginan (2011)
Pendeta Resort Khusus Pekanbaru (2015)
Praeses Daerah III Toba–Samosir (2021–2026)
Pelayanan dan Kepemimpinan di Daerah III Toba–Samosir
Sebagai Praeses, Pdt. Saidon menekankan pentingnya gereja yang berakar pada Firman Tuhan namun juga bertumbuh dalam konteks zaman. Ia mendorong digitalisasi pelayanan, penguatan administrasi gereja, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pelayan.
Visi pelayanannya berfokus pada tiga pilar utama:
- Menguatkan Iman Jemaat, melalui pembinaan rohani yang kontekstual dan relevan.
- Membangun Kemandirian Ekonomi, dengan pengembangan potensi lokal jemaat dalam bidang pertanian, peternakan, dan kewirausahaan.
- Menumbuhkan Solidaritas dan Pelayanan Kasih, dengan mempererat persaudaraan antarjemaat dan antarresort.
Pengembangan Pos Pelayanan dan Aksi Sosial
Di bawah kepemimpinannya, HKI Daerah III Toba–Samosir mengalami pertumbuhan pelayanan yang signifikan melalui pendirian dan penguatan Pos Pekabaran Injil (Pos PI), antara lain:
- Pos PI HKI Parbaba Pangururan (Samosir) salah satu pos pelayanan yang sering dikunjungi jemaat HKI dari berbagai daerah di Indonesia.
- Pos PI HKI Tambunan (Balige) yang sedang berbenah membangun gereja dan memperluas jangkauan pelayanan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan di daerah misi, Pdt. Saidon bersama Majelis, BPKD, dan Pdt. Dr. Jusuf Hutapea menyerahkan satu unit sepeda motor Honda untuk menunjang pelayanan di Pos PI HKI Parbaba Pangururan.
Ia juga menggagas Sosialisasi Database Jemaat, Pendeta, dan Majelis HKI Daerah III Tobasa bekerja sama dengan Lembaga Litbang Kantor Pusat HKI, sebagai langkah menuju sistem administrasi modern dan terpadu di tubuh gereja.
Organisasi dan Oikumene
Selain dalam lingkup internal HKI, Pdt. Saidon juga berkiprah dalam pelayanan lintas denominasi dan kemitraan sosial:
- Sekretaris Umum PGIW Bengkulu (2008–2012) saat melayani di Resort Bengkulu.
- Ketua Umum BKAG Kabupaten Toba (2024–sekarang) berperan aktif dalam mempererat hubungan antar gereja dan bermitra dengan pemerintah.
Melalui Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG), ia aktif mendukung berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, dan pembinaan moral di Kabupaten Toba, serta dikenal sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Toba dalam bidang pelayanan masyarakat dan pengembangan spiritualitas warga.
Gaya Kepemimpinan
Pdt. Saidon dikenal sebagai figur gembala yang tenang namun tegas. Prinsip pelayanannya di HKI Daerah III Toba–Samosir semakin menegaskan identitasnya sebagai gereja yang berakar di tanah Batak, berbuah bagi bangsa, dan menjadi berkat bagi dunia.
Referensi
HKI Daerah III Toba–Samosir – Wikipedia Indonesia
0 Komentar