Makassar, 6 November 2025 - Konferensi Nasional (KONAS) XI Persekutuan Oikumene Umat Kristen (POUK) se-Indonesia resmi digelar di Hotel Myko, Makassar, Sulawesi Selatan, dengan mengusung tema besar:
“Hiduplah Sebagai Terang: Mewujudkan Ecclesia Domestica yang Menghargai Segenap Ciptaan Allah dalam Rangka Menyongsong Indonesia Emas 2045.”
“Hiduplah Sebagai Terang: Mewujudkan Ecclesia Domestica yang Menghargai Segenap Ciptaan Allah dalam Rangka Menyongsong Indonesia Emas 2045.”
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Dr. Since Lamba, M.Si, perwakilan Wali Kota Makassar, FKUB Sulsel, serta para pimpinan lintas agama.
KONAS dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PGI, Pdt. Jacklevin Fritz Manuputty, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya gereja hadir sebagai terang yang membawa damai dan kasih di tengah bangsa yang majemuk.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh MPH PGIW/SAG serta para pimpinan POUK dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dalam sesi awal, Yayasan Musik Gereja (YAMUGER) memaparkan pembaruan Kidung Jemaat menjadi Kidung Keesaan, sebagai wujud penyatuan semangat ibadah lintas denominasi.
Selain itu, Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) memperkenalkan Alkitab Terjemahan Baru Edisi Kedua (TB2), yang kini diharapkan mulai digunakan oleh seluruh gereja. Empat alasan utama penerbitannya ialah:
Penyesuaian ejaan bahasa Indonesia,
Penemuan naskah-naskah Alkitab yang lebih tua dan akurat,
Kemajuan ilmu penerjemahan modern.
“Tuhan ingin menyapa umat-Nya dengan bahasa terkini,” demikian pesan mendalam dari LAI dalam presentasinya.
Sesi teologis juga memperkenalkan konsep Eklesia Domestika, yang menekankan pentingnya peran keluarga sebagai “gereja kecil” tempat iman, kasih, dan kesaksian Kristus bertumbuh.
KONAS POUK XI menjadi momentum strategis bagi umat Kristen di Indonesia untuk memperbarui semangat oikumene, menguatkan kesatuan tubuh Kristus, dan menegaskan komitmen gereja dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan menjadi terang bagi bangsa dan dunia.
0 Komentar