Pdt. Uba Manatap Panggabean: Figur Kepemimpinan dalam Huria Kristen Indonesia (HKI)


Pdt-Uba-Manatap-Panggabean-Figur-Kepemimpinan-dalam-Huria-Kristen-Indonesia-HKI

Pdt. Uba Manatap Panggabean

Adalah pendeta senior dalam Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) yang aktif sebagai pemimpin di HKI Daerah XIV Tebing Tinggi–Serdang Bedagai–Batu Bara (TebSeBa). Ia dikenal karena dedikasi pelayanannya dalam pengembangan gereja, pembinaan guru sekolah minggu, serta pembangunan fasilitas pelayanan gerejawi.

Latar Belakang dan Pendidikan

  • Menempuh pendidikan teologi di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Abdi Sabda Medan.
  • Setelah lulus, ia ditahbiskan dan mulai melayani di HKI, kemudian dalam periode 2021-2026 dipercayakan tugas kepemimpinan struktural di level daerah.

Pelayanan di HKI Daerah XIV

Sebagai Praeses HKI Daerah XIV TebSeBa, Pdt. Uba memainkan peran strategis dalam mengatur dan mengarahkan pelayanan di wilayah yang terdiri dari Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, dan Kabupaten Batu Bara.

Peristiwa Penting dan Kontribusi

Peresmian Pusat Pelayanan Terpadu (2025)

  • Pada tahun 2025, Pdt. Uba terlibat dalam peresmian Pusat Pelayanan Terpadu HKI Daerah XIV TebSeBa, yang mencakup kantor dinas Praeses dan rumah dinas Praeses. (Lintas Publik)
  • Peresmian ini menjadi momen penting bagi struktur pelayanan HKI di daerah tersebut, memperkuat koordinasi dan efektivitas pelayanan gereja. (Lintas Publik)

Temu Raya Nasional Guru Sekolah Minggu HKI (2023)

  • Pdt. Uba hadir dan terlibat dalam Temu Raya Nasional Guru Sekolah Minggu HKI yang diadakan di HKI Sei Bamban (Resort Gempolan, Serdang Bedagai), pada 24–26 Maret 2023. (huriakristenindonesia.com)
  • Acara tersebut dibuka dan didukung oleh tokoh HKI dan pemerintahan lokal, serta dihadiri oleh Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya dan Wakil Bupati H. Adlin Umar Yusri Tambunan. (Media Center Kabupaten Serdang Bedagai)
  • Pada penutupan Temu Raya, Ephorus HKI Pdt. Firman Sibarani, M.Th memukul gong bersama Pdt. Uba sebagai simbol penutup kegiatan. (hariansib.com)
  • Dalam sambutannya, Pdt. Uba menyatakan bahwa Temu Raya ini adalah ajang penting untuk menghargai guru sekolah minggu sebagai “pahlawan iman” dan menyebarkan nilai pengajaran anak-anak dengan semangat rohani. (hariansib.com)
  • Tema Temu Raya adalah “Guru Sekolah Minggu Pahlawan Iman” (Mazmur 127:4). (hariansib.com)
  • Inisiatif dari Temu Raya tersebut: menetapkan 26 Maret sebagai Hari Guru Sekolah Minggu HKI. (Media Utama)
  • Pdt. Uba juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah: insentif kepada guru sekolah minggu senilai Rp 1,2 juta/tahun serta dukungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan. (Media Center Kabupaten Serdang Bedagai)

Hubungan Gereja–Pemerintah & Nilai Toleransi

  • Melalui berbagai kegiatan, Pdt. Uba memperkuat relasi antara HKI dan pemerintah daerah, khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai dan Batu Bara.
  • Ia secara aktif mendorong kerja sama pembangunan gereja, rumah dinas pendeta, dan penguatan pelayanan gerejawi sebagai kontribusi sosial-agama yang konstruktif.

Kepemimpinan dan Pengaruh

  • Kepemimpinan Pdt. Uba dikenal sebagai visioner dan membumi: memperjuangkan pembangunan fisik (sarana gereja) sekaligus memperhatikan pembinaan rohani (kategori sekolah minggu, pemuridan).
  • Ia adalah tokoh yang menjembatani gereja dan masyarakat, serta memperlihatkan bagaimana gereja dapat berperan dalam pembangunan sosial secara konkret.
  • Di mata jemaat HKI Daerah XIV dan pemimpin gereja HKI nasional, Pdt. Uba dihargai karena konsistensinya dalam pelayanan dan keteguhannya membangun struktur pelayanan yang sistematis.

Warisan Pelayanan

Melalui tugas dan dedikasinya, Pdt. Uba Manatap Panggabean membangun warisan pelayanan yang mencakup:

  1. Infrastruktur gereja yang kokoh dan terpusat melalui Pusat Pelayanan Terpadu.
  2. Peningkatan kualitas pembinaan guru sekolah minggu di skala nasional.
  3. Hubungan sinergis antara HKI dan pemerintahan lokal demi penguatan toleransi dan pembangunan komunitas.
  4. Model kepemimpinan rohani yang menyatukan aspek iman dan pelayanan nyata dalam kehidupan gereja.

Referensi

Posting Komentar

0 Komentar